Penulis: Admin

  • Alumni SMK Pelita Buana kembali diterima Kuliah di Kampus Negeri lewat Jalur KIP

    Bersekolah di SMK identik dengan pilihan bekerja usai lulus. Nyatanya, saat ini makin banyak lulusan SMK melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan adanya dorongan dari siswa untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilannya guna menghadapi era industri 4.0 yang menuntut lulusan SMK untuk bisa bersaing dengan lulusan tingkat yang lebih tinggi misalnya lulusan perguruan tinggi. Hal tersebut menjadikan salah satu motivasi siswa-siswi SMK Pelita Buana Sewon untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Alhamdulillah tahun ini SMK Pelita Buana Sewon mendapat kabar membanggakan 2 alumnus dari jurusan Tata Busana, yaitu Rifani Lukitawati dan Hanifatul Husna Hapsari telah diterima di perguruan tinggi. Perjuangan mereka untuk masuk perguruan tinggi tidaklah mudah, walaupun mereka tidak lolos dalam SNMPTN 2021 mereka tetap semangat berjuang untuk masuk perguruan tinggi. Setelah mengikuti beberapa seleksi Rifani Lukitawati diterima S1 Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta menerima beasiswa KIP-Kuliah, sedangkan Hanifatul Husna Hapsari diterima S1 PGPAUD UPY. Rifani salah satu alumni yang diterima lewat jalur beasiswa KIP mengatakan bahwa semua ilmu yang didapatkan di sekolah akan selalu bermanfaat, dan terpenting tetap berusaha dan berdoa agar segala harapan kita tercapai. Sekolah berharap semoga mereka dapat sukses menempuh studi dan tercapai segala yang dicita-citakan. Serta dapat menjadi motivasi adik-adik tingkat agar terus tetap semangat belajar dalam mencapai cita-cita dan jangan pernah ragu untuk bersekolah di SMK Pelita Buana Sewon.

  • SMK Pelita Buana Sewon Sukses Selenggarakan ANBK

    ANBK merupakan kegiatan assesmen bagi siswa yang sifatnya sampling. Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Asesmen Nasional dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar. Kegiatan assesmen ini dilakukan pada tanggal 22-23 September 2021. Pada kegiatan ini seluruh siswa kelas XI terpilih sebagai sampling. Aji Setiawan, M.Pd selaku proktor mengatakan bahwa sistem yang digunakan pada assesmen ini adalah full online. Dengan dukungan sarana yang memadai dan kualitas jaringan internet stabil, SMK Pelita Buana Sewon dapat melaksanakan assesmen dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Sejak awal pelaksanaan UNBK dan sekarang menjadi ANBK SMK Pelita Buana Sewon selalu siap dari sisi sarana dan sumber daya. Assesmen tahun ini tidak hanya dilakukan oleh siswa tetapi seluruh guru mengikuti secara online. Guru dapat mengisi instrumen dengan menggunakan smartphone baik di sekolah maupun di rumah. Hasil assesmen ini nantinya akan menjadi potret keadaan sekolah sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan peningkatan kualitas pendidikan.

  • SMK Pelita Buana Sewon Berhasil Selesaikan Ujian Kompetensi Kejuruan Tahun 2021

    Sebagai Sekolah Kejuruan yang memiliki komitmen dalam menghasilkan calon lulusan yang kompeten maka harus melalui berbagai proses. Tahun ini SMK Pelita Buana Sewon telah berhasil menyelenggarakan ujian kompetensi kejuruan untuk semua jurusan yaitu Teknnik Elektronika dan Tata Busana. Kondisi yang masih dalam pandemi tidak menyurutkan semangat para siswa dalam mengikuti ujian. Pelaksanaan ujian dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat yaitu dari penggunaan masker dan selalu menjaga jarak. Ujian kompetensi kejuruan dilaksanakan selama 2 hari untuk Tata Busana dan 3 hari untuk Teknik Elektronika. Selama pelaksanaan ujian tidak ada kendala berarti dan siswa dapat menyelesaikan semua job dengan tepat waktu. Aji Setiawan, M.Pd selaku wakil urusan kurikulum mengatakan bahwa dengan keberhasilan pelaksanaan ujian kejuruan ini maka dapat menjadi suatu capaian bahwa pandemi tidak menjadikan kompetensi siswa selalu loss/hilang. Berbagai cara dilakukan agar anak-anak tetap dapat memiliki keterampilan standar minimal lulusan SMK. Setelah selesai pelaksanaan ujian kejuruan ini siswa nantinya akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari DUDI yang dapat dijadikan nilai tambahan ketika mendaftar kerja.

avia masters